Senin, 30 Mei 2011

Gombal atau Romantis?

Alkisah sepasang kekasih sedang asyik bercanda, mereka bercanda dan berbicara tentang apa saja dan tiba-tiba sang Wanita bertanya pada pria kekasihnya, beberapa pertanyaan yang mengejutkan.

Wanita: “Cantikkah aku?”

Pria: “Tidak”

Wanita: “Apakah engkau berharap untuk terus hidup bersamaku sampai saatnya tiba ?”

Pria: “Tidak”

Wanita: “Jika tiba saatnya nanti, apakah engkau akan menangis jika aku meninggalkanmu?”

Pria: “Tidak”

Wanita itu mulai menangis, dia merasa kekasihnya tidak punya keseriusan atau perhatian pada dirinya. Akhirnya Pria itu memberi penjelasan tentang jawabannya yang terkesan tidak peduli. Katanya: “Engkau tidak cantik, tapi indah. Aku tidak mau hanya sekedar hidup denganmu, tapi aku hidup untukmu. Jika engkau meninggalkanku, aku tak akan menangis, tapi aku akan mati..”

Ah... Betapa romantisnya jawaban pria itu. Semoga saja itu bukanlah sebuah jawaban yang gombal tapi merupakan sebuah komitmen yang akan selalu dijaga sampai kapanpun... sampai saatnya tiba nanti... Semoga

Rabu, 25 Mei 2011

Kita tidak pernah tahu

Beberapa waktu yang lalu, sayang menjenguk ibu seorang sahabat lama yang sedang dirawat di Rumah Sakit, disana saya bertemu dengan salah seorang menantunya. Sambil menunggu ibu teman saya di therapy kami berdua berbicara banyak hal, terutama hal-hal yang berkaitan dengan agama dan ada satu cerita yang menurut saya sangatlah menarik dan patut untuk direnungkan. Nah, inilah cerita dari teman saya.

Alkisah ada dua orang anak manusia, dimana yang pertama adalah seorang manusia yang sangat Sholeh. Suatu ketika dia bepergian ke suatu tempat, ternyata dalam perjalanan dia tersesat padahal dia tidak banyak membawa bekal. Orang itu berdoa kepada Allah SWT agar diberikan makanan dan minuman serta ditunjukkan jalan agar tidak tersesat. Namun, ternyata Allah SWT tidak mengabulkan doanya, sehingga akhirnya karena kelaparan dan kehausan orang yang Sholeh itu terjatuh dan meninggal dunia.

Sementara itu, ada anak manusia yang "Kafir" (maaf nih, saya menulis berdasarkan apa yang diceritakan teman saya). Walaupun orang tersebut Kafir, tapi dia sangat baik, tidak sombong dan dermawan. Suatu ketika orang ini jatuh sakit dan dalam sakitnya dia teringat pada makanan kegemarannya yang sangat sulit ditemukan di tempat dia tinggal, karena makanan tersebut harus didatangkan dari tempat lain yang sangat jauh. Entah kenapa, tiba-tiba saja seorang saudaranya datang berkunjung dan membawakan dia oleh-oleh makanan yang sangat diharapkannya. Tak lama kemudian orang ini meninggal dunia.

Malaikat yang menyaksikan kejadian itu bertanya kepada Allah SWT: "Ya Allah, mengapa doa Hamba-Mu yang Sholeh itu tidak Engkau kabulkan, sementara doa orang yang Kafir itu Engkau kabulkan dengan segera?"

Allah SWT menjawab: "Hai Malaikat, umatku yang Sholeh itu masih punya suatu ganjalan/kesalahan yang sampai sekarang belum dia perbaiki dan ganjalan/kesalahan itu akan menghalanginya untuk masuk Surga dan menerima nikmat-Ku, sehingga doanya tidak Aku kabulkan untuk membayar/melunasi kesalahannya. Sehingga saat dia mati nanti semuanya kesalahan dan dosanya sudah dihapuskan."

"Lalu bagaimana dengan orang Kafir itu Ya Allah?" Malaikat kembali bertanya.

"Orang itu walaupun hatinya baik, tidak sombong dan dermawann namun dia tidak mau beriman kepada-Ku, maka saat dia sakit dan memohon kepada-Ku langsung Aku kabulkan doanya itu. Dengan demikian Aku sudah membayar lunas semua kebaikannya di dunia, sehingga dengan demikian Aku tidak punya hutang dunia dengannya dan Aku dapat mengazabnya saat di akhirat nanti."

Nah, kira-kira seperti itulah garis besar dari cerita yang saya dapatkan dari seorang kawan lama. Mungkin ada pesan moral yang bisa kita dapatkan dari cerita itu. Allah SWT memang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dimana Dia mengasihi seluruh umat manusia yang ada, baik mereka beriman ataupun tidak beriman kepada-Nya. Tapi... rasa Sayang Allah SWT hanyalah untuk umat manusia yang mau beriman kepada-Nya, yang mau menjauhi semua laranganNya dan mengikuti semua petunjukNya. Insya Allah...

Kamis, 19 Mei 2011

Teka-teki Sphinx

Saya rasa semua orang pasti sudah tahu apa dan bagaimana Sphinx itu. Namun pembahasan kali ini adalah bukan tentang asal usul Sphinx, melainkan tentang teka-teki yang ditanyakan oleh Sphinx kepada Oedipus. Sphinx menjanjikan, siapapun yang dapat menjawab teka-tekinya akan diberikan Tahta Thebes sekaligus dinikahkan dengan janda dari raja Laius, Iokaste.

Teka-teki ini sudah sangat "Tua", tapi selalu menarik untuk dibicarakan, karena ini merupakan sebuah metafora tentang manusia

Pertanyaan dari Sphinx:
Apa yang berjalan menggunakan empat kaki di pagi hari, dengan dua kaki pada siang hari dan tiga kaki di malam hari?

Jawaban:
Seorang Manusia. Manusia merangkak sewaktu bayi menggunakan 2 kaki dan 2 tangan menjadi empat alat berjalan, berjalan dengan dua kaki sebagai orang dewasa dan berjalan dengan tongkat di usia tua. (2 kaki, 1 tongkat = 3).

Tentu saja, pagi siang, dan malam adalah metafora untuk kali dalam (seseorang) hidup.

Konon kabarnya karena teka-tekinya terjawab, Sphinx melempar dirinya sendiri dari tebing hingga tewas. Oedipus lalu diangkat menjadi raja Thebes dan menikahi Iokaste.

Namun disinilah awal dari tragedi itu dimulai, karena ternyata
Iokaste adalah ibu kandung Oedipus. Begitu mengetahui kalau Oedipus adalah anak kandungnya, maka Iokaste kaget dan menggantung dirinya sendiri, sementara Oedipus menusuk matanya hingga buta.

Nama Oedipus kemudian diserap dalam bidang/ilmu Psikologi, Oedipus Complex, yang merujuk pada seseorang yang mencintai/menyukai perempuan yang jauh lebih tua sebagai refleksi pemujaan dirinya terhadap figur ibu.

Saat Meninggal Dunia

Berikut ini adalah sebuah perumpamaan tentang seorang laki-laki yang mempunyai 4 orang istri.

Istri ke-1. Biasanya sudah tua dan jelek dan biasanya juga sudah tidak diperhatikan lagi oleh sang suami.

Istri ke-2. Biasanya agak cantik dan biasanya juga terkadang agak diperhatikan oleh sang suami.

Istri ke-3. Biasanya lumayan cantik dan biasanya juga relatif cukup diperhatikan oleh sang suami.

Istri ke-4. Nah, kalau yang ini biasanya sangat cantik, sangat diperhatikan & disanjung serta diutamakan oleh sang suami.

Akhirnya tibalah saat seorang sang suami itu mau meninggal, maka dipanggillah istri ke-4 yang cantik dan ditanya: “Maukah kau ikut menemaniku ke alam kubur?”

Istri ke-4 menjawab: “Maaf, cukup sampai disini saja saya ikut denganmu.”

Kemudian dia memanggil istri yang ke-3 dan ditanya hal yang sama, maka jawabannya juga mirip: “Maaf, saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka.”

Selanjutnya ia memanggil istri ke-2 dan ditanya hal yang sama, maka jawabannya adalah: “Baik, saya akan menemanimu tapi hanya sampai ke liang kubur saja.”

Sang suami tentu saja sangat kecewa mendengar semua itu, tetapi inilah kehidupan dan realita menjelang kematian.

Akhirnya sang suami memanggil istri ke-1 & ditanya hal yang sama, namun sang suami tak menyangka akan jawaban istri ke-1: “Saya akan menemani kemanapun kamu pergi dan tetap mendampingimu dalam keadaan apapun.”


Nah, pasti anda semua penasaran dan mau tahu Apa dan Siapa istri ke-1 sampai ke 4 itu?

Istri ke-4 adalah Harta Kekuasaan dan Kekayaan. Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.

Istri ke-3 adalah Teman-Teman kita. Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di kamar mayat atau rumah duka saat disemayamkan.

Istri ke-2 adalah Keluarga, Saudara dan Teman Dekat kita. Mereka akan mengantar kita sampai di kuburan dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan ditutup dengan tanah.

Istri ke-1 adalah Tindakan dan Perbuatan kita selama hidup di dunia yang akan selalu mengikuti kita kemanapun kita pergi.

Jumat, 13 Mei 2011

Tentang Percaya Diri

Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jika kita memiliki rasa percaya diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan rasa percaya diri orang lain juga.

Selain itu, kebanyakan orang segan untuk mengembalikan sesuatu hal yang dilemparkan oleh seseorang yang gugup, meraba-raba dan terlalu menyesali yang telah diperbuat. Di lain pihak, anda mungkin dengan cepat terpengaruhi oleh seseorang yang berbicara dengan jelas, yang lebih mengutamakan pikiran yang jernih, yang menjawab pertanyaan dengan pasti, dan selalu siap dan tidak malu mengakui jika dia tidak mengetahui tentang suatu hal.

Jadi berapa tingkat Kepercayaan Diri anda jika bisa dinilai dengan skala 1-10? Apakah Anda termasuk memiliki kepercayaan Diri yang rendah? ada berita bagus untuk anda, ternyata rasa Percaya Diri dapat ditelaah dan dibangun.

Mari kita mulai proses membangun rasa Percaya Diri. Mohon diingat tidak ada solusi instant untuk itu. Namun seperti kata pepatah; “Practice make a man perfect.” Jadi yang harus Anda lakukan adalah mencoba dan mengimplementasikan tips berikut dalam kehidupan sehari-hari.:


  1. Kenali rasa ketidaknyamanan Anda. Kita semua memiliki rasa ketidaknyamanan. Bisa muncul karena jerawat di muka anda, selalu menyesali, tidak nyaman pada teman-teman anda. Memberikan nama pada sesuatu hal yang dapat membuat anda merasa tidak berharga, malu atau rendah dapat membantu melawan hal-hal tersebut. Anda bisa menuliskan pikiran anda pada sehelai kertas dan ini dapat membuat perasaan Anda lebih ringan dan bahagia. Ingat tidak ada seorang pun yang sempurna. Orang-orang disebelah Anda mungkin juga memiliki banyak rasa ketidaknyamanan yang sama dengan anda. Jika dengan menuliskan masalah anda tidak cukup membantu, anda bisa membicarakannya dengan teman dekat anda atau seseorang yang anda cintai. Membagi pikiran anda akan menolong meringankan beban yang anda tanggung sendiri.
  2. Kenali kesuksesan anda. Tidak jadi soal seberapa besar perasaan ketidaknyamanan anda, Tuhan telah memberkahi diantara kita dengen suatu bakat tertentu. Temukan sesuatu hal yang anda ahli dan jago di bidang itu dan fokuslah untuk mengembangkannya. Rendah diri adalah pernyataan pikiran yang mendeklarasikan diri anda sebagai Korban. jangan biarkan diri anda menjadi Korban.
  3. Bersyukurlah atas apa yang anda miliki. Waktu membuktikan akar dari perasaan ketidaknyamanan dan tidak percaya diri adalah perasaan selalu tidak cukup atas kepemilikan sesuatu, apakah itu pengakuan emosional, keberuntungan, uang, dll. Dengan mengakui dan menghargai apa yang kita miliki, anda dapat melawan perasaan tidak utuh dan tidak puas. Menemukan kedamaian dalam diri akan membangkitkan percaya diri anda.
  4. Selalu berpikiran postif. Hindari mendapatkan rasa kasihan dan simpati dari orang lain. jangan pernah membuat orang lain memiliki rasa rendah terhadap anda, mereka bisa merasa sepert itu hanya dengan seijin anda. Jika anda terus menerus benci dan merendahkan diri anda sendiri, orang akan melakukan dan menilai anda seperti itu. Anda harus berbicara positif tentang diri anda,tentang masa depan anda, dan tentang kemajuan anda. Jangan pernah takut menunjukkan kekuatan dan kualitas anda pada orang lain.
  5. Berpakaian rapi. Walaupun pakaian tidak membuat orang lebih berkualitas, tapi dapat mempengaruhi cara berpikir kita terhadap diri kita sendiri. Ketika kita tidak terlihat bagus, maka perasaan anda juga tidak bagus. dan ini dapat merubah cara anda membawa diri anda sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Ini bukan berarti anda harus menyediakan uang yang banyak untuk belanja baju. Daripada membeli banyak pakaian murah, lebih baik membeli beberapa baju dengan kualitas tinggi. Dalam jangka waktu yang lama juga akan menghemat pengeluaran, sebab baju yang lebih bagus dan sedikit lebih mahal akan lebih kuat dibandingkan baju yang jelek dengan harga yang murah.
  6. Berjalan dengan cepat. Gaya berjalan sangat berbicara banyak tentang kepribadian anda. Apakah lambat, seperti kelelahan? Menyakitkan atau enerjik? Orang dengan rasa percaya diri bagus akan berjalan lebih cepat. Mereka memiliki tempat yang harus dituju, orang yang harus ditemui, pekerjaan penting yang harus dilakukan. Anda dapat meningkatkan kecepatan langkah jalan anda. Berjalan 25% lebih cepat dari sebelumnya akan dapat membuat anda terlihat dan merasa lebih penting.
  7. Berikan pujian kepada orang lain. Ketika berpikir negatif tentang diri kita, kadang kita juga melakukan hal yang sama pada orang lain dalam bentuk hinaan dan gosip. Hindari bergosip ria yang mana dapat menusuk diri anda sendiri dan berusaha memberikan pujian pada orang-orang disekitar anda. Dalam prosesnya, anda akan menjadi disukai dan dapat membangun rasa percaya diri. Dengan melihat sisi yang terbaik dari orang lain,secara tidak langsung membawa hal yang terbaik pada diri sendiri.
  8. Duduk di bangku paling depan. Orang-orang ‘Aliran belakang’ mungkin dapat bersenang-senang di sekolah atau di kuliah pada saat duduk di belakang, tapi itu tidak akan memberikan dorongan untuk membangun rasa percaya diri. Jangan pernah takut untuk diperhatikan. Dengan memutuskan untuk duduk di baris depan,anda dapat menghilangkan ketakutan yang tak beralasan karena diperhatikan dan dapat membangun kepercayaan diri anda.
  9. Berbicaralah dan Tersenyumlah. Penelitian membuktikan banyak orang takut berbicara atau bertanya pada grup diskusi atau acara umum. Mereka takut akan dinilai orang lain karena berbicara sesuatu yang konyol. Padahal, orang kebanyakan lebih menerima daripada yang kita bayangkan. Kenyataannya kebanyakan orang memiliki ketakutan yang sama persis. Dengan berusaha berbicara setidaknya sekali di setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang bagus, lebih percaya diri tentang pikiran anda, dan akan dikenali sebagai leader oleh rekan-rekan anda. Selain itu,jangan lupa juga untuk selalu tersenyum, coba untuk tersenyum sesering mungkin. Orang selalu menyenangi wajah yang penuh senyum. Orang akan selalu Welcome jika kontak dengan anda. Wajah yang selalu tersenyum akan selalu menerima kehangatan dan rasa sayang. Penerimaan yang baik dari orang lain akan meningkatkan rasa percaya diri kita.
  10. Berolahraga. Pikiran yang sehat muncul dari badan/ fisik yang sehat pula. Jika anda dalam kondisi fit, anda akan memiliki energi positif. Jika anda tidak fit, anda akan merasa tidak menarik. Ini akan menyebabkan kemerosotan akhlak. Sedikit disiplin dalam hidup anda dapat membantu banyak dalam pencapaian rasa percaya diri anda yang lebih tinggi.

Tentang Pria dan Wanita

Wanita adalah:

  1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
  2. Orang yang akan melahirkan anak-anakmu, walau dengan penuh rasa sakit.
  3. Orang yang merawatmu sampai tua.
  4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit.
  5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh, bahkan beratus kali.
  6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya demi ersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada di sampingmu.

Sedangkan pria adalah:

  1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
  2. Orang yang berkorban untukmu.
  3. Orang yang menafkahimu.
  4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit.
  5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
  6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari ke-dua belah pihak.

Hidup itu singkat. Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran. Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari kalian dengan penuh cinta dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya?

Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.

Melihat ke atas: Memperoleh semangat untuk maju.

Melihat ke bawah: Bersyukur atas semua yg ada.

Melihat ke samping: Semangat kebersamaan.

Melihat ke belakang: Sebagai pengalaman berharga.

Melihat ke dalam: Untuk instropeksi.

Melihat ke depan: Untuk menjadi lebih baik.

Dari air kita belajar ketenangan...

Dari batu kita belajar ketegaran...

Dari tanah kita belajar kehidupan...

Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri...

Dari padi kita belajar rendah hati...

Dari ALLAH SWT kita belajar tentang kasih yang sempurna...

Karena tidak ada orang yang sempurna...

Dan ingatlah sebuah pepatah:

Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria karena dekat dengan hati untuk dicintai dekat dengan tangan untuk dijaga...